Rabu, 18 Desember 2019

Karakteristik Pisang Tembaga Merah

Pisang memang buah favorit banyak orang. Rasanya yang manis, teksturnya yang lembut dan bisa dimakan dengan atau tanpa diolah menjadi keunggulan buah ini. Belum lagi harganya yang terjangkau. Beragam jenis pisang tumbuh di Kecamatan Namrole Kabupaten Buru Selatan, salah satunya adalah pisang tembaga merah.

Pisang ini tidak banyak dikebunkan secara komersial. Bukan lantaran tidak lezat, tetapi ketersedian bibit pisang yang terbatas.

Pisang tembaga merah bertipe kedudukan daun yang setengah tegak/sedang yang menguntungkan jika dilihat dari segi penerimaan cahaya matahari. Memiliki tinggi batang semu > 3,5 meter dengan bercak batang semu berwarna hitam dan warna getah : bening.

Warna daun pada tanaman pisang tembaga merah adalah merah keunguan dengan bentuk pangkal daun membulat pada salah satu sisinya.

Pisang tembaga merah ini cukup unik karena kulit buahnya yang berwarna merah keunguan. Berbeda dari pisang yang lain yang berwarna kuning ketika masak dan sangat jarang kita temukan pisang yang berwarna selain kuning. Ukuran buah pisang tembaga merah rata-rata memiliki panjang 11 cm. Satu tandan umumnya terdapat 3 - 4 sisir pisang. Satu sisir pisang tembaga merah terdiri atas 7 - 10 buah.

Pisang tembaga merah merupakan pisang yang sangat efektif dan baik untuk siapa saja yang ingin diet dan juga dapat mencegah penyakit jantung dan obesitas. Sama halnya dengan beras merah yang rendah nilai glukosanya. Para peneliti telah membuktikan jika didalam pisang tembaga merah mengandung serat tinggi yang berguna untuk semua orang dari anak-anak sampai orang dewasa dan manula. Dalam buah ini mengandung kalori rendah, serat, kalium, vitamin C, vitamin B6, sumber energi, folat, vitamin A, magnesium, riboflavin dan mangan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar