Pisang memang buah favorit banyak orang. Rasanya yang manis,
teksturnya yang lembut dan bisa dimakan dengan atau tanpa diolah menjadi
keunggulan buah ini. Belum lagi harganya yang terjangkau. Beragam jenis
pisang tumbuh di Kecamatan Namrole Kabupaten Buru Selatan, salah
satunya adalah pisang tembaga merah.
Pisang ini tidak banyak dikebunkan secara komersial. Bukan lantaran tidak lezat, tetapi ketersedian bibit pisang yang terbatas.
Pisang tembaga merah bertipe kedudukan daun yang setengah
tegak/sedang yang menguntungkan jika dilihat dari segi penerimaan cahaya
matahari. Memiliki tinggi batang semu > 3,5 meter dengan bercak
batang semu berwarna hitam dan warna getah : bening.
Warna daun pada tanaman pisang tembaga merah adalah merah keunguan dengan bentuk pangkal daun membulat pada salah satu sisinya.
Pisang tembaga merah ini cukup unik karena kulit buahnya yang
berwarna merah keunguan. Berbeda dari pisang yang lain yang berwarna
kuning ketika masak dan sangat jarang kita temukan pisang yang berwarna
selain kuning. Ukuran buah pisang tembaga merah rata-rata memiliki
panjang 11 cm. Satu tandan umumnya terdapat 3 - 4 sisir pisang. Satu
sisir pisang tembaga merah terdiri atas 7 - 10 buah.
Pisang tembaga merah merupakan pisang yang sangat efektif dan baik
untuk siapa saja yang ingin diet dan juga dapat mencegah penyakit
jantung dan obesitas. Sama halnya dengan beras merah yang rendah nilai
glukosanya. Para peneliti telah membuktikan jika didalam pisang tembaga
merah mengandung serat tinggi yang berguna untuk semua orang dari
anak-anak sampai orang dewasa dan manula. Dalam buah ini mengandung
kalori rendah, serat, kalium, vitamin C, vitamin B6, sumber energi,
folat, vitamin A, magnesium, riboflavin dan mangan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar