Pada era modern saat ini petani tidak lagi terlihat sebagai individu dengan kemampuan bidang produksi yang terbatas. Mereka perlu diarahkan untuk berusaha bertani dan mengolah hasil pertanian yang efisien. Kontribusi para petani pada pembangunan pertanian cukup besar karena posisi petani merupakan pelaku utama sebagai pengelola sektor pertanian secara luas.
Peluang untuk meningkatkan produktivitas jagung melalui sentuhan teknologi cukup terbuka melalui pemanfaatan potensi yang ada dapat dimanfaatkan secara optimal khususnya mekanisasi pasca panen pada tanaman jagung.
Seperti yang dirasakan oleh salah seorang petani bernama Zainal Riangwulo, salah satu petani dalam Kelompok Aneka Tani Desa Waefusi Kecamatan Namrole Kabupaten Buru Selatan. Dengan adanya mesin corn sheller, dapat membantu beliau dalam pengolahan hasil pertanian/memipil jagung.
Dengan adanya mekanisasi alsintan, banyak keuntungan yang diperoleh petani jagung yaitu efisiensi waktu pemipilan dan efisiensi biaya.
Diposting oleh Norma Wael, S.P

Tidak ada komentar:
Posting Komentar